Tumpuan
Rasa
Di
kala senja bersama langit biru
Tak
kan kubiarkan kekandasan menghampir
Karena
banyak tumpuan yang harusku jadikan ruangku
Karena
aku harus mencapai mega jelang nur nan sunyi & tentram
Dalam
langkahku mencapai tumpuan
Terik
surya menyilaukanku
Deru
debu menyosong kegelapan
Seruan
angin membisik dentum meriam
Serta
air meruangkan ku menyeretku
Tuk
bisa menerjang dengan ketulusan
Teruanglah
ku dalam pantai
Menjadi
mutiara diantara butir-butir pasir yang berserakan
K U
N I A T K A N
Tak
ingin kuhentikan
Aliran
air kehidupan ini sampai di sini
Lebih
utama jika ku pergi jauh
Jauh
dari lamunanmu di balik tirai
Jauh
di mukamu dengan riang wajah ini
Ingatlah
harapanmu kala itu
Hampir
saja pecah
Itu
karena rasa ini
Karena
aku yang ada dalam bayangmu
Biarkan
tangisku berlalu selama 7 tahun mendatang
Hentilah
tangis ketika aku dan dirimu bersama dalam bunga kesuksesan
Takkan
ku biarkan tangismu dan tangisku
Tertadah
dalam waktu yang lama
Hanya
karena rasa ini..
Salam
kasihku
Jadilah
nur dalam kalbuku
Jadilah
angin yang menyejukkan jiwaku
Dan
jadilah pejuang yang berjihad demi rasa ini…..






0 komentar:
Posting Komentar